JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
iden

Teknologi Produksi Benih Salak

Pengembangan agroindustri buah-buahan diawali dari perbenihan. Artinya keberhasilan pengusahaan tanaman buah-buahan sangat ditentukan oleh ketersediaan benih bermutu pada saat tanam dan jumlah yang memadai.

Karakteristik Tanaman Salak

Sebelum menentukan cara produksi benih salak, perlu dipahami karakteristik dari tanaman ini. Berdasarkan tipe bunga, tanaman salak terdiri dari tanaman jantan (petani menyebutnya “salak jantan”) dan tanaman-sempurna atau betina (petani menyebutnya “salak betina”). 

Tanaman salak jantan hanya mempunyai mayang yang menghasilkan benangsari dan serbuk sari. Sedangkan tanaman-sempurna atau betina masih terbagi lagi menjadi dua tipe yaitu tanaman sempurna dan tanaman sempurna semu (betina).

 

  • Tanaman sempurna

Tanaman sempurna yaitu tanaman yang mayangnya mempunyai bunga jantan dan bunga sempurna yang mempunyai putik dan benangsari, sehingga mampu melakukan persarian sendiri. Salak jenis Salacca zalacca var. amboniensis atau salak Bali antara lain salak Gula Pasir, salak Gondok termasuk dalam tipe ini. Selain itu, salak Bali mempunyai sifat kleistogami, yaitu penyerbukan terjadi pada saat bunga belum mekar/seludang belum terbuka, sehingga tidak terserbuki dengan tepungsari dari tanaman lainnya. Perbanyakan tanaman jenis ini biasanya menggunakan biji, walaupun dapat juga diperbanyak secara cangkok.

  • Tanaman sempurna semu (betina)

Tanaman sempurna semu (betina) yaitu tanaman yang mayangnya mempunyai bunga jantan dan bunga sempurna, tetapi benangsari dari kedua bunga ini tidak tumbuh normal (kerdil), sehingga rudimenter dan tidak dapat melakukan persarian sendiri. Tanaman tipe pembungaan ini lebih sesuai disebut tanaman betina. Biasanya salak jenis Salacca zalacca var. Zalacca antara lain salak Pondoh termasuk dalam jenis ini. Perbanyakan tanaman jenis ini biasanya menggunakan cangkok anakan dan tidak dianjurkan menggunakan biji.