JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
iden

Teknologi Produksi Benih Pisang

Pendahuluan

Metode perbanyakan benih pisang dengan metode cepat dapat dilakukan dengan sistem kultur jaringan. Namun, metode perbanyakan kultur jaringan memerlukan biaya yang besar untuk laboratorium dan lain-lain sehingga cara perbanyakan dengan modifikasi teknologi perbanyakan konvensional menjadi alternatif yang sangat memungkinkan. Prinsip dan metode ini adalah dengan mematikan titik tumbuh (apical meristem) untuk merangsang tunas-tunas aksilar untuk tumbuh, dan membuang semua pelepah sampai pangkal dengan tujuan untuk mengurangi halangan bagi tunas aksilar untuk tumbuh. Produksi benih pisang secara konvensional teroptimalisasi (pembuangan pelepah dan pematian titik tumbuh) ini merupakan metode perbanyakan yang juga digunakan untuk produksi benih sumber.

 

Teknik Produksi Benih Pisang

  1. Pemilihan rumpun induk

Rumpun induk ini merupakan rumpun benih sumber tersertifikasi. Rumpun benih sumber ini telah dilakukan indeksing BBTV (Banana Bunchy Top Virus) secara berkala. Rumpun yang anakannya akan diperbanyak menjadi benih harus sehat dan vigor.

  1. Pemilihan anakan

Anakan yang akan diambil untuk materi perbanyakan adalah anakan yang sehat, diameter bonggolnya berkisar 15 – 20 cm. Anakan air (tunas air) tidak dipakai karena selain ukuran bonggolnya kecil, pertumbuhannya juga kurang bagus.

  1. Persiapan kondisi persemaian

Kondisi persemaian harus teduh dan tidak terkena panas secara langsung. Oleh karena itu, harus diberi naungan bisa menggunakan paranet atau anyaman daun kelapa/tebu. Persemaian bisa dalam bentuk seedbed atau langsung dalam polibag. Media untuk persemaian adalah campuran tanah dan pasir.

  1. Persiapan bahan tanam/anakan

Anakan yang memenuhi syarat untuk sumber benih dipisahkan dari induknya, dicuci bersih dan pelepahnya dikupas semua. Pengupasan dilakukan secara hati-hati agar tidak merusak bakal tunas aksilar. Setelah hampir semua pelepah dikupas, pelepah bagian tengah dipotong sampai dasar dan dicongkel bagian tengah untuk membunuh titik tumbuh.