JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
iden

Dukungan UPBS Dalam Mensukseskan Program PATB Kalbar Tahun 2018

Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) padi merupakan salah satu unit dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) yang bertugas memproduksi benih sumber padi serta mendiseminasikan, sehingga terjadi peningkatan adopsi dan penyebaran varietas unggul baru (VUB). Kegiatan perbanyakan benih sumber dilakukan bekerjasama dengan penangkar. Para penangkar dapat langsung mengamati performa VUB yang ditanam.

Sejak tahun 2012 – 2017, sudah banyak ragam VUB yang diproduksi. Beragamnya varietas ini berdasarkan agroekosistem yang terdapat di Kalimantan Barat, yaitu lahan rawa/pasang surut, lahan irigasi semi teknis, lahan sawah tadah hujan / lahan kering. Selama kurun waktu 6 tahun tersebut, UPBS sudah memproduksi varietas Inpara 2, Inpara 3, Inpara 8, Ciherang, Situ Bagendit, Cibogo, Mekongga, Memberamo, Inpari 1, Inpari 3, Inpari 6, Inpari 10, Inpari 13, Inpari 16, Inpari 20, Inpari 24, Inpari 30, Inpari 31, Inpari 32, Inpari 33, Inpari 39, Inpari 41, Inpari 43 dan Inpago 8. Seluruh benih hasil produksi UPBS tersebut sudah terdiseminasi dan teradopsi oleh para pengguna, khususnya penangkar benih dan petani.

Pada tahun 2018 ini, UPBS masih tetap memproduksi benih untuk lahan sawah irigasi semi teknis. Namun sebagian besar diperuntukkan untuk lahan kering dan lahan rawa/pasang surut, dalam rangka mendukung program Perluasan Areal Tanam Baru (PATB). Program ini terus dilakukan karena kondisi eksisting lahan sawah sudah sangat sulit untuk dilakukan perluasan, sehingga lahan yang akan dikembangkan adalah lahan kering dan lahan rawa. VUB yang diproduksi UPBS tahun 2018 adalah sebagai berikut: