JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
iden

Info Aktual

Teknik Okulasi Tanaman Karet

Batang atas (entres) harus diambil dari kebun entres yang berumur maksimal 8 tahun, mutu entres baik, berasal dari sumber entres yang jelas, kebun entres murni, dikelola sesuai standar. Entres diambil dari kebun entres yang ditunjuk sebagai sumber perbanyakan. Saat pemanenan entres tergantung teknik okulasi yang digunakan, jika okulasi hijau entres dipanen saat masih berwarna hijau, umur 4-6 bln. Jika okulasi cokelat entres dipanen saat masih berwarna cokelat, umur 8 – 14 bln. Jumlahnya entres yang dipanen disesuaikan dengan kemampuan tenaga okulasi.

Teknologi Membuat OPAS (Okulasi Payung Satu) Bibit Karet

Membuat Bibit Karet OPAS (Okulasi Payung Satu) dalam polybag dimulai dengan mengayak tanah lapisan atas untuk mendapatkan tanah yang bersih dari kotoran, sisa-sisa akar, batu, dan lainnya. Tanah yang sudah diayak dicampur dengan rock phosphate (RP) 50 g untuk tiap polybag dan dimasukkan ke dalam polybag. Polybag yang digunakan berukuran 15 cm x 30 cm atau 13 cm x 30 cm, tebal 0,10-0,15 mm dan berwarna hitam. Bagian bawah samping polybag diberi lubang kecil untuk penuntas air.

Teknologi Membuat OMAT (Okulasi Mata Tidur) Bibit Karet

 Bibit OMAT (okulasi mata tidur) adalah bibit okulasi yang mata okulasinya masih belum tumbuh. Pencabutan bibit hasil okulasi untuk dijadikan OMAT dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu menggunakan cangkul atau alat dodos sawit, dan alat dongkrak bibit (pulling jack). Urutan kegiatan dalam menyiapkan stum mata tidur adalah sebagai berikut 1 – 2 minggu sebelum bibit dicabut, bibit dipotong miring ke arah luar pada ketinggian 5 -7 cm di atas tempelan okulasi. Bekas potongan diolesi dengan TB 192 atau parafin.

Teknologi Membuat OPAS (Okulasi Payung Satu) Bibit Karet

Membuat Bibit Karet OPAS (Okulasi Payung Satu) dalam polybag dimulai dengan mengayak tanah lapisan atas untuk mendapatkan tanah yang bersih dari kotoran, sisa-sisa akar, batu, dan lainnya. Tanah yang sudah diayak dicampur dengan rock phosphate (RP) 50 g untuk tiap polybag dan dimasukkan ke dalam polybag. Polybag yang digunakan berukuran 15 cm x 30 cm atau 13 cm x 30 cm, tebal 0,10-0,15 mm dan berwarna hitam. Bagian bawah samping polybag diberi lubang kecil untuk penuntas air.

Launching Tanam TURIMAN Jagole Super di Wilayah Perbatasan Kabupaten Sanggau

Pada akhir bulan mei 2018 telah dilaksanaan launching tanam Tumpangsari Jagung – Padi Gogo – Kedelai “TURIMAN JAGOLE SUPER’ yang dihadiri oleh Sekretaris Badan Pengembangan Penyuluhan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementan, BPTP Kalimantan Barat, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan Kab. Sanggau, Kepala BP3K Sekayam, Kepala Desa Kenaman, Para PPL di Kec. Sekayam dan Entikong, serta anggota kelompok tani.