JS NewsPlus - шаблон joomla Продвижение
iden
Panen Padi Sawah Wilayah Perbatasan di Desa Pengadang, Kabupaten Sanggau

Panen Padi Sawah Wilayah Perbatasan di Desa Pengadang, Kabupaten Sanggau

Rabu, 8 Agustus 2018 dilaksanakan panen padi sawah pada Musim Tanam Kemarau yang...

Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyuluh di Kabupaten Sambas

Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyuluh di Kabupaten Sambas

BPTP Balitbangtan Kalimantan Barat bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan...

Penyerahan Benih KBI dan Pendampingan KRPL di Kota Singkawang

Penyerahan Benih KBI dan Pendampingan KRPL di Kota Singkawang

Selasa, 24 Juli 2018 bertempat di Aula pertemuan Bidang Ketahanan Pangan dan Penyuluhan...

Bimbingan Teknis Budidaya Hortikultura (Cabe, Bawang Merah) Ramah Lingkungan

Bimbingan Teknis Budidaya Hortikultura (Cabe, Bawang Merah) Ramah Lingkungan

Selasa (31/7/2018) bertempat di Ruang Rapat Besar BPTP Kalimantan Barat diadakan acara...

  • Panen Padi Sawah Wilayah Perbatasan di Desa Pengadang, Kabupaten Sanggau

    Panen Padi Sawah Wilayah Perbatasan di Desa Pengadang, Kabupaten Sanggau

    Thursday, 09 Agustus 2018 22:35
  • Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyuluh di Kabupaten Sambas

    Bimtek Peningkatan Kapasitas Penyuluh di Kabupaten Sambas

    Thursday, 09 Agustus 2018 13:41
  • Penyerahan Benih KBI dan Pendampingan KRPL di Kota Singkawang

    Penyerahan Benih KBI dan Pendampingan KRPL di Kota Singkawang

    Thursday, 02 Agustus 2018 08:20
  • Bimbingan Teknis Budidaya Hortikultura (Cabe, Bawang Merah) Ramah Lingkungan

    Bimbingan Teknis Budidaya Hortikultura (Cabe, Bawang Merah) Ramah Lingkungan

    Wednesday, 01 Agustus 2018 08:44

Teknologi teraktual

Agenda Kegiatan

Events

No event

SDM Profesional

Sumber Daya Genetik Buah Spesifik Kalbar

Sumber Daya Genetik Padi Lokal Kalbar

 


 Banner balitbangtan

 

Info Penting

Layanan Online

Medsos Kami

twit

  

Pengunjung

144871
Hari ini
Kemarin
Minggu Ini
Minggu kemarin
Bulan ini
Bulan kemarin
Semua hari
563
1031
3950
134357
14649
28512
144871
IP Anda: 54.92.182.0
2018-08-16 07:47

Teknologi Penanganan Pascapanen Jeruk

Buah jeruk yang sampai ke konsumen, kita harapkan berada dalam mutu yang baik. Mutu buah jeruk ini terdiri dari mutu eksternal yang dapat dilihat dari luar serta mutu internal dari dalam buah tersebut. Mutu eksternal buah dapat dilihat dari warna kulit, ukuran buah, tekstur kulit dan kemulusan kulit. Sedangkan mutu internal buah meliputi kadar sari buah, kadar gula, kadar asam, rasio gula/asam, serta warna sari buah. Mutu buah jeruk tersebut, selain dipengaruhi manajemen kebun (terutama pasokan nutrisi) serta kegiatan panen, juga ditentukan oleh penanganan pascapanennya.

Penanganan pascapanen buah jeruk yang tidak tepat dapat mengakibatkan penampakannya menjadi kurang menarik (bintik coklat atau hitam pada permukaan kulit, warna kulit buah tidak seragam, ukuran dan tingkat ketuaan yang tidak seragam), susut bobot dan penurunan nilai gizi. Oleh karena itu, penanganan pascapanen buah jeruk ini harus dilakukan secara tepat.

Proses Hidup Buah Jeruk Setelah Panen

Buah jeruk setelah dipetik masih melangsungkan proses hidup seperti respirasi, transpirasi, dan proses pematangan buah. Respirasi adalah proses pengambilan oksigen dari udara dan pelepasan karbondioksida ke udara. Adanya respirasi menyebabkan buah menjadi masak dan tua. Semakin tinggi laju respirasi pada buah, semakin pendek umur simpannya. Bila proses respirasi berlanjut terus, buah akan mengalami kelayuan dan akhirnya terjadi pembusukan. Laju respirasi buah dipengaruhi oleh faktor dalam dan faktor luar. Faktor dalam meliputi tingkat kedewasaan, kandungan substrat, ukuran produk, jenis jaringan dan lapisan alamiah seperti lilin, ketebalan kulit dan sebagainya. Sedangkan faktor luar dipengaruhi oleh suhu, konsentrasi karbondioksida dan oksigen yang tersedia, zat-zat pengatur tumbuh, dan kerusakan pada buah.

Transpirasi adalah penguapan air pada buah. Adanya transpirasi ini menyebabkan penyusutan bobot pada buah yang disimpan. Jadi, dengan adanya proses biokimia seperti respirasi, transpirasi, dan pematangan buah tersebut dapat menurunkan mutu kesegaran buah yang dapat dilihat dari penampakan, susut bobot dan penurunan nilai gizinya. Oleh karena itu, buah jeruk memerlukan penanganan pascapanen yang tepat agar kesegaran dan umur simpannya tahan lama.

Kegiatan Pascapanen Jeruk

  1. Pengumpulan buah hasil panen

Buah jeruk hasil panen dikumpulkan kedalam keranjang/wadah penampung buah yang lebih besar. Wadah penampung buah hendaknya terbuat dari bahan halus tapi cukup kuat sehingga buah tidak mudah rusak. Contohnya adalah keranjang buah dari bahan plastik. Jika menggunakan keranjang bambu, hendaknya dilapisi karung agar buah tidak mudah rusak. Buah selanjutnya dibawa ke tempat penyimpanan sementara yang teduh/ternaungi, tidak lembab, sirkulasi udara cukup, bersih dan aman.

 

download artikel lengkap DISINI