Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

Banner Kanan Agritek
Baner Kanan Bank
Banner Kanan Alsin
Banner Kanan Pupuk
Baner kanan katam

Kalender Kegiatan

perontok.jpg
Konsolidasi BPTP Kalimantan Barat dengan Badan Meteorologi PDF Cetak E-mail

Disamping faktor tanah, produktivitas pertanian sangat dipengaruhi oleh ketersediaan air dan berbagai unsur iklim. Namun dalam kenyataannya, iklim/cuaca sering seakan-akan menjadi faktor pembatas produksi.  Hal tersebut disebabkan kekurangselarasan sistem usahatani dengan iklim akibat kurang mampunya kita dalam memahami karakteristik dan menduga iklim, sehingga upaya antisipasi resiko dan sifat ekstrimnya tidak dapat dilakukan dengan baik. Akibatnya, sering tingkat hasil dan mutu produksi pertanian yang diperoleh kurang memuaskan dan bahkan gagal sama sekali. Untuk mensiasati hal di atas, maka BPTP Kalbar berupaya mengadakan konsolidasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi & Geofisika (BMKG) dan Unit Proteksi Tanaman Pangan & Hortikultura (UPTPH) Dinas Pertanian Propinsi Kalimantan Barat. Acara tersebut dilakukan di alua kantor BPTP Kalbar pada hari Jumat pagi 8 Februari 2013 dan dipimpin langsung oleh Kepala BPTP Kalbar Bapak Ir. Jiyanto, MM yang dihadiri oleh seluruh peneliti, penyuluh dan teknisi BPTP.

 

Dalam konsolidasi ini BMKG memberikan informasi mengenai curah hujan dan distribusi curah hujan, penentuan awal musim hujan dan kemarau, distribusi curah hujan bulanan & tahunan untuk wilayah Kalimantan Barat serta prediksi ENSO (El Nino-Southern Oscillation) secara global.

Grafik di atas adalah salah satu materi yang disampaikan oleh Bapak I Wayan Wastika dari BMKG Stasiun klimatologi Siantan yang menginformasikan bahwa awal musim kemarau diperkirakan akan terjadi pada bulan April dasarian I s/d Oktober dasarian I. Sedangkan perkiraan mulainya musim penghujan di dasarian II Oktober s/d dasarian III April. Dengan adanya informasi ini kita dapat membuat perencanaan terkait dengan pola tanam, mengantisipasi fluktuasi suhu dan kelembaban udara yang mampu menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan organisme pengganggu tanaman dan persiapan pelaku pertanian di lapangan.

Membahas tentang pola tanam, luas tanam, dan produksi tanaman, website BPTP Kalimantan Barat juga sudah menyediakan layanan Sistem Informasi Kalender Tanam (KATAM) Terpadu yang merupakan pedoman/alat bantu untuk  menyajikan informasi spasial dan tabular  mengenai Prediksi Musim, Luas Tanam Potensial, Pola Tanam, Awal Waktu Tanam, Potensi serangan OPT, Rekomendasi Varietas, Dosis pupuk, Rawan kebanjiran, Rawan kekeringan. Manfaat KATAM yakni 1). Menentukan waktu tanam setiap musim (MH,MK-1 dan MK-2), 2).Menentukan pola tanam, rotasi tanam dan rekomendasi teknologi pada skala kecamatan, 3).Menduga potensi luas tanam untuk mendukung sistem, 4).Perencanaan tanam dan produksi tanaman pangan, mengurangi resiko penurunan dan kegagalan produksi serta kerugian petani akibat banjir, kekeringan dan serangan OPT.

Dinas Pertanian memberikan Panduan Peringatan Dini Prakiraan Serangan Beberapa OPT Penting Tanaman Padi Pada Tiap-Tiap Kabupaten/ Kota MT. Rendengan 2012/2013 Di Kalimantan Barat. Disebutkan bahwa prediksi serangan tikus di Kabupaten Pontianak pada bulan Desember s/d Februari dalam warna merah memiliki arti prakiraan keadaan sudah pada puncak serangan tersebut terjadi sangat keras. Akan tetapi bukan berarti daerah-daerah tersebut mengalami gagal panen secara total, hanya saja berdasarkan riwayat kejadian ini, tentu sangat berguna untuk langkah antisipatif para pelaku pertanian di daerah tersebut. Para petugas OPT melakukan Spot Stop tanpa tebang pilih jika terjadi serangan hama penyakit terhadap tanaman pangan di suatu daerah agar serangan itu segera terhenti dan tidak muncul kembali.


 

 

 

 


 
Joomla Templates by JoomlaVision.com