Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

Baner Kanan Bank
Banner Kanan Alsin
Banner Kanan Pupuk
Baner kanan katam
Banner Kanan Agritek

Kalender Kegiatan

pecah buah2.jpg
SL-PTT PDF Cetak E-mail

PENDAMPINGAN PROGAM SL-PTT PADI, JAGUNG DAN KEDELAI

 

PENDAHULUAN

Sejalan dengan konsepsi Revitalisasi Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan yang dicanangkan Bapak Presiden RI pada tahun 2005, maka arah pembangunan pertanian ke depan diprioritaskan kepada pengembangan ketahanan pangan, agribisnis dan peningkatan kesejahteraan petani. Sebagai derivasi dari kebijakan revitalisasi pertanian, dicanangkan berbagai program pembangunan pertanian seperti Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT), Program Peningkatan Beras Nasional (P2BN), Kawasan Hortikultura, dan Percepatan Pencapaian Swasembada Daging Sapi (Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian, 2009).

Untuk mempercepat terwujudnya 4 sukses pembangunan pertanian antara lain swasembada (kedelai) dan swasembada berkelanjutan (padi dan jagung) serta meningkatkan kesejahteraan petani maka dilakukanlah program SLPTT. Disamping itu program SLPTT juga mempunyai posisi strategis karena program tersebut sesuai dengan prioritas pembangunan pertanian yang difokuskan pada pengembangan ketahanan pangan, agribisnis dan peningkatan kesejahteraan petani. Diharapkan dengan penerapan PTT padi, jagung dan kedelai dapat meningkatkan produksi dan produktivitas serta meningktakan pendapatan petani. Dalam satu unit SLPTT Padi yang luasan 25 ha terbagi ke dalam laboratorium lapangan (LL) 1 ha dan wilayah hamparan Sekolah Lapang (SL) 24 ha, sedangkan 1 unit SL-PTT jagung seluas 15 ha ( 1 ha LL dan 14 ha SL), satu unit Kedelai adalah 10 Ha (1 Ha LL dan 9 Ha SL). Di Kalimantan Barat program SL-PTT padi, jagung dan kedelai pada tahun 2012 direncanakan 5.418 unit yang terdiri dari SL-PTT padi non hibrida 3.898 unit , SL-PTT padi hibrida 530 unit, SL-PTT Padi Lahan Kering 800 unit, SL-PTT jagung hibrida 190 unit dan SL-PTT kedelai 130 unit yang tersebar di 12 kabupaten

Dalam SLPTT petani dapat belajar langsung di lapangan melalui pembelajaran dan penghayatan langsung (mengalami), menggungkapkan, menganalisis, menyimpulkan dan menerapkan serta menghadapi dan memecahkan masalah terutama yang berhubungan dengan teknik budidaya dengan mengkaji bersama berdasarkan spesifik lokasi.

Melalui penerapan PTT diharapkan petani akan mampu mengelola sumberdaya yang ada secara terpadu didalam usahataninya secara spesfik lokasi sehingga petani trampil dan mampu mengembangkan usahataninya yang berakibat pada peningkatan produksi padi, jagung maupun kedelai.

Melalui penerapan SLPTT diharapkan meningkatnya produktivitas padi non hibrida 0,5 – 1 ton/ha, padi hibrida 1,5 – 2,5 ton/ha, padi lahan kering  0,5 – 1 ton/ha, jagung 2 – 3 ton/ha dan kedele 0,5 ton/ha. Peningkatan produktivitas ini diharapkan dapat mendukung tercapainya produktivitas padi 70,95 juta ton GKG, produksi jagung 22 juta ton dan kedelai 1,56 juta ton BK (Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, 2011).

Tujuan

Tujuan Tahunan

Melakukan pendampingan dan bimbingan teknologi padi, jagung dan kedelai di 8 kabupaten untuk meningkatkan produktivitas ³ 15%.

Tujuan Jangka Panjang

Mendukung pencapaian keberhasilan program SL-PTT padi, jagung, kedelai dengan mengoptimalkan peran BPTP dalam mengintervensi dan menginfiltrasi muatan inovasi pertanian terhadap implementasi program SL-PTT padi, jagung dan kedelai.

Keluaran

Keluaran Tahunan

Pendampingan SL-PTT padi, jagung dan kedelai di Kalimantan Barat melalui kegiatan berupa :

1)  PRA di 32 Kecamatan di 8 Kabupaten lokasi SLPTT Padi

2)  PRA di 6 Kecamatan di 6 Kabupetan lokasi SLPTT Jagung

3)  PRA di 5 Kecamatan di 5 Kabupaten lokasi SLPTT kedelai

4)  Display /ujiadaptasi VUB Padi di 128 unit SLPTT padi di 8 Kabupaten,

5)  Display VUB Jagung di 24 unit SLPTT jagung di 6 Kabupaten,

6)  Display VUB kedelai di 8 unit SLPTT jagung di 5 Kabupaten

7)  Pertemuan/pelatihan inovasi teknologi padi, jagung dan kedelai 146 kali yang melibatkan 5 kelompoktani pelaksana SLPTT atau lebih yang ada disekitarnya sehingga direncanakan 730 unit yang didampingi.

8) Narasumber pada PL II padi, jagung dan kedelai di Prov. Kalbar dan PL III di Kabupaten

9) Penentuan rekomendasi pemupukan dengan PUTS/PUTR/PUTK di 160 unit SLPTT.

10)Temu Lapang

11) Materi diseminasi

Keluaran Jangka Panjang

Tercapainya keberhasilan program SL-PTT padi, jagung, kedelai dengan mengoptimalkan peran BPTP dalam mengintervensi dan menginfiltrasi muatan inovasi pertanian terhadap implementasi program SL-PTT padi, jagung dan kedelai.

Perkiraaan Manfaat dan Dampak

Terjadinya peningkatan difusi inovasi teknologi kepada petani lainnya dan peningkatan peningkatan produksi di wilayah pendampingan.


 

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com