Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlight

UPSUS Kalbar
Banner Kanan Pupuk
Baner kanan katam

Kalender Kegiatan

pecah buah.jpg

Mitra Kerja

Info Teknologi Spesifik Lokasi

TEKNOLOGI PENGENDALIAN PENYAKIT BLAS PADA TANAMAN PADI

article thumbnail

Komoditi tanaman pangan terutama padi yang merupakan sumber utama makanan pokok memegang peranan penting dalam usaha pemenuhan kebutuhan pangan. Dalam usahatani padi, organisme pengganggu tanaman (OPT [ ... ]


SDM Profesional

Peneliti Madya
Dr. Ir. Muhammad Hatta, M.Si. menyelesaikan S1 Pertanian di Universitas Jenderal Sudirman, Purwokerto pada tahun 1988, S2 Pertanian Institut Pertanian Bogor 2000 dan S3 Pertanian Universitas Gajah Mada 2011 dan menjadi anggota Himpunan Ilmu Tanah Indonesia (HITI) Kalimantan.
TEKNOLOGI PENGENDALIAN PENYAKIT BLAS PADA TANAMAN PADI
Teknologi
Rabu, 17 Mei 2017 07:27

Komoditi tanaman pangan terutama padi yang merupakan sumber utama makanan pokok memegang peranan penting dalam usaha pemenuhan kebutuhan pangan. Dalam usahatani padi, organisme pengganggu tanaman (OPT) selalu menjadi  faktor  pembatas  potensi  hasil yang diharapkan.  Salah satu  OPT   yang mempengaruhi produksi padi di Kalimantan Barat adalah penyakit blas. Berdasarkan data dari UPTPH Prov. Kalbar (2015) pada kurun musim tanam MK 2014 - MH 2015 terdapat serangan penyakit blas di Kalimantan Barat seluas 2.506 ha. Hal inilah sebagai salah satu penyebab rendahnya produksi padi di Kalimantan Barat.

Penyakit blas merupakan penyakit yang disebabkan oleh jamur Pyricularia grisea pada seluruh bagian tanaman padi, baik itu padi sawah, padi gogo maupun padi pasang surut. Penyakit blas ini jika menyerang daun disebut blas daun dan jika menyerang leher malai disebut blas leher (neck blast). Gejala serangan penyakit blas daun ditandai dengan munculnya bercak coklat kehitaman berbentuk belah ketupat dengan ujung runcing pada daun dan pelepah daun. Pusat bercak berwarna kelabu atau keputih-putihan dan biasanya mempunyai tepi coklat atau coklat kemerahan. Kehilangan hasil akibat penyakit blas dapat mencapai 50% bahkan bisa gagal panen jika penanganannya tidak cepat dan tepat.

(Selengkapnya)
 
PERTEMUAN TIM KOMISI TEKNOLOGI PERTANIAN DI KALIMANTAN BARAT
Info Aktual
Kamis, 04 Mei 2017 01:58

Rabu, 3 Mei 2017 bertempat di Aula pertemuan Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Kalimantan Barat, diadakan pertemuan Tim Komisi Teknologi Pertanian Tahun 2017. Pertemuan ini dibuka oleh Kepala BAPPEDA Provinsi Kalbar Drs. Ahi, MT didampingi oleh Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP Balitbangtan) Kalimantan Barat, Ir. Jiyanto, MM. Hadir dalam pertemuan tersebut para Kepala Dinas Instansi terkait lingkup Kementerian Pertanian, Para Kepala Bidang (Kabid), Institusi akademika dari Universitas Tanjungpura, Oganisasi masyarakat, Peneliti dan penyuluh BPTP Kalbar.

(Selengkapnya)
 
Istimewanya Peringatan Hari Kartini di BPTP Balitbangtan Kalimantan Barat
Info Aktual
Jumat, 21 April 2017 02:26

Peringatan Hari Kartini ke-138 Tahun 2017 di Kantor BPTP Balitbangtan Kalimantan Barat terbilang istimewa. Pasalnya, pada peringatan hari Kartini kali ini seluruh pegawai BPTP Balitbangtan diwajibkan mengenakan baju adat daerah masing-masing, beraneka ragam baju daerah yang digunakan dari masing-masing pegawai, ada baju adat jawa, melayu, dayak, dll. Semua ini merupakan cerminan kebhinekaan dan keberanekaragaman yang ada di lingkungan BPTP Balitbangtan Kalimantan Barat.

(Selengkapnya)
 


JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL
Joomla Templates by JoomlaVision.com